Because I’m in love with Simple Plan (yes, yes, I’ve said it so many times before…), and I miss their last album last year, I’ve just download it few days ago and, like their albums before, it’s so damn cooooll!!!!
Seperti yang udah dibaca di atas, it’s all about Get Your Heart. Iya, emang ini bukan album baru, but at least, aku baru memilikinya. Hehe… (SP Crew macam apa ini… =_=). And so, ini review pertamaku. Sejauh yang aku tau sih, biasanya kalo ngereview album gitu pake urutan track number. Tapi di sini yang kupake adalah urutan alphabet.
So please enjoy~ Tutturuu~~ XDXDXDXD
1.Anywhere Else But Here
Lagu ini adalah pembuka playlist kita. Some easy listening light rock yang mengungkapkan kehausan akan kebebasan. Well, sebuah lagu yang cocok untuk orang-orang yang terhimpit dalam rentetan rutinitas and need some freedom. Lagu yang sederhana. Nada-nada yang dipakai masih dalam batas ‘aman’ and not so earscatching. Tapi tetep terasa yummy di telinga dan lezat dilahap di hari-hari yang bikin frustrasi.
2.Astronaut
Kocokan akustik lembut akan menyapa di awal. Sebuah lagu Slow rock yang dibalut sendu dengan lirik tentang rasa kesepian dan terasingkan. Rasa itu dengan unik diandaikan seperti seorang astronot yang ditinggalkan sendirian di sebuah dunia yang tidak dipedulikan orang-orang. Lagu bagus untuk menemani telinga di hari hujan. When you feel alone, don’t worry, this song will echoes in your ear and never leave you alone.
3.Can’t Keep My Hands Off You (ft. Rivers Cuomo)
Punk Rock khas Simple Plan yang ceria, hangat, dan dipenuhi yelling yang membuat pendengarnya nggak tahan untuk nggak bergoyang. Seperti inilah yang kusebut lagu diskonya anak band. Ada suara-suara lain yang nyanyi di sini selain Pierre. Aku tebak, gandengan mereka, Rivers Cuomo-lah yang ikut turun tangan menyumbangkan suara di verse dan pre-chorus kedua. Although I don’t know who is he (or them?), it’s okay. He (or them?) make it interesting to hear, anyway. When you need a cheer; just press play button on this song and you’ll got some new smile! By the way, video klipnya lucu banget lho! I recommend you to watch this!
4.Freaking Me Out (ft Alex Gaskarth of All Time Low)
Now enough with the cheers and blue!! It’s all about emotion! Nada-nada kuat tentang kekecewaan akan seseorang yang begitu dikenal berubah menjadi orang yang begitu berbeda disuguhkan kepada kita kali ini. Dari nada aman, Pierre kini beralih ke nada tinggi di akhir bridge. Pierre’s typical scream. It’s not a scream, but it’s powerfull and high enough (and somehow make me melting~ Hahaha XD)
5.Gone To Soon
Duka karena ditinggalkan terlalu cepat oleh orang yang disayangi tersampaikan dengan baik di sini. Petikan gitar di awal lagu membuatnya kinda pop-ish. Somehow it reminds me of Secondhand Serenade. Tapi kemudian pukulan drum dan sabetan gitar elektrik di verse kedua mempertegas kerangka lagu dan kita mendapati alternative rock di telinga kita. Lagu berduka ini pun dengan sukses dibawakan Simple Plan dengan style power ballad-nya. Worth to hear!
6.Jet Lag (ft. Natasha Bedingfield)
I listened it in bed, in home, in class, in my spare time, everywhere, everytime! I even used it as my alarm tone and my ringtone! Simply, I used to listened it a lot before I write this! This song is really impressed me! Enggak salah kalau lagu ini dijadikan sebagai single jagoan album.
Dibuka dengan picking singkat sebagai intro dan disusul dengan suara punkish Pierre lalu disambar suara dalam milik Natasha, lagu ini mampu banget merenggut kupingku dan memenuhi semua playlistku.
It’s quite unique love song! It’s not all about words ‘I love you so much’ or so. Lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih di mana si cowok harus pergi meninggalkan ceweknya ke luar negeri dengan zona waktu yang berbeda. Saat bicara waktu yang berbeda belasan jam, mereka merasa terpisah begitu jauh dan sangat merindukan satu sama lain. Quite common, you say? Tunggu sampai kau tahu perasaan mereka masing-masing diandaikan sebagai jet lag. You must be know what jet lag is, don’t you? Begitu inginnya mereka bersama sampai hati mereka ikutan jet lag karena terpisah sejauh itu. Sweet enough, huh?
Once I listened this song, I got the feel! Bukan karena aku pernah mengalaminya atau apa, tapi kurasa karena Pierre dan Natasha bisa mengolah lagunya dengan baik. Well, Natasha’s voice is not my typical favorit voice. Tipe suara cowok favoritku harus disandingkan dengan tipe suara cewek yang bukan favoritku. Tapi kuakui, Natasha make it good. Suaranya yang deep (‘berat’, kalo dalam bahasaku), powerfull dan bermain prima di range tinggi bisa mengimbangi suara ringan khasnya Pierre yang bermain di range standar. Nada lagunya pun tipe yang kusuka. Tipe nada yang diulang-ulang dengan beat yang asyik dipake untuk menggoyangkan badan.
Why there’s just 5 star?! Where’s the damn seventh star!! I want to give unlimited stars to this song!! I LISTENED TO IT THOUSAND TIMES A DAY AND STILL MY EAR CAN’T ESCAPE NOW!
So, if you want to know which song I highly recommended to you from the album (ah, I’m sure you know it already…), I RECOMMEND THIS SONG! YOU MUST HEAR IT!!! <3
7.Last one Standing
Back to emo session! Begitu kita mendengarnya, kita pasti langsung bisa meramalkan lagu ini berusaha menyampaikan rasa kecewa yang begitu dalam hingga tenggelam dalam amarah. Suara Pierre menjadi lebih garang di sini and it’s kinda aweeeeesome~ <3<3<3<3 Cabikan keras gitar dan yellnya menambah panas suasana. But wait, lagu ini nggak semata-mata cuma mengumbar kemarahan! Di bagian bridgenya, lagu ini juga membisikkan janji untuk membalas dendam dengan menjadi yang terbaik! Hei! It sounds like motivation song! Interesting, isn’t? and somehow, it’s like SUM41 typical song now! Cool! Well, scream-wanna-be nya Pierre terdengar lagi di akhir bridge.
8. Loser of The year
One more sweet punk song! Tentang seorang selebriti yang punya ketenaran dan segala yang diinginkan tapi merasa, apalah semua itu jika tak ada ‘you’. Hey, this low profile song! That’s why I like them. Cos in reality, they’re so low profile! Tentang instrumentalnya, aku masih juga ngerasa belum ada yang istimewa. Semua nadanya masih main aman. But it interesting song though! XD
9. Summer paradise (ft. Knaan)
Rockish reggae? Or I should say, reggish rock? Epic song for the cooling down session. To be honest, I don’t really like it. But its interesting to see how they explore wider range of genre without losing their own touch. It still have Simpe Plan’s typical notes. Ah, don’t forget the bridge where Knaan doing solo. Sounds fun too… And this exactly suit for the one who fell in love.
10. This Song Saved My Life
One more slow rock in the album! Sebuah lagu tentang orang putus asa dan tak punya harapan yang diselamatkan oleh sebuah lagu. Liriknya begitu dalam dan membuat kita seakan-akan mencharge kembali energi kita. Agree, music is magic, babe.
Yang paling earscatching di lagu ini adalah, choirnya!!! The right choice! Choir di latarnya membuat seakan semua orang bersama-sama setuju bahwa lagu ini menyelamatkan hidup mereka. Tapi, we need mooore!!! Yakin deh, kalo part paduan suaranya dibuat lebih panjang, at least kayak part choir Move Along-nya The All American Reject deh! Pasti bakal kerasa grand banget! Dan karena aku bilang kayak gitu, aku jadi kepikiran, mungkin keren juga kalo lagu ini dikasih sentuhan biola. Piano di intronya juga udah membuatnya cocok, tinggal ditonjolin lagi di chorusnya! Again and again, Simple Plan kayaknya lebih memilih bermain di lajur aman. Come on, Simple Plan!! We need more song experiment from you!!
11. You Suck At Love
Rupanya dalam kamus Simple Plan kali ini enggak ada kata meratap untuk orang yang putus cinta! Haha! Dipermainkan oleh seorang playgirl sepertinya membuat mereka menciptakan lagu keren lainnya. Another song for you who just broke up! Believe me, this song never take you down! You will even dance! I give all my thumbs! XD
Ini ratingku dari lagu kesatu sampai sebelas dengan range 0-100:
1.78
2.78
3.82
4.85
5.85
6.100
7.80
8.80
9.74
10.80
11.80
The result is 82!!!
Satu yang kurang adalah, aku enggak denger picking panjang sebagai pengisi bridge di satu pun lagu pada album ini. What’s going on? Apakah para gitarisnya, Seb dan Jeff, sedang kram jari? Apakah Dave sang bassist baik-baik saja? Mereka kurang ‘hadir’ di album ini! Yang kudenger cuma suara gitar dan bass yang biasa dan nggak begitu istimewa, enggak ada geregetnya.
Hm, mungkin Simple Plan kali ini lebih berkonsentrasi dengan liriknya… Yeah, meaningful and most about humanity, I see what they make, but not so different from the other album, right? But anyway, we can still find fun and lot of advice about life we can get here. Mereka pun masih setia dengan tipe lagu mereka yang khas teenage boys (although they’re not teenage anymore…) yang energik, agresif, emosional, dan mengangungkan kebebasan.
When you finished read it, go to to download the album and listened! I force you! Haha! As the SP Crew, don’t know why somehow I have obligation to recognize SP to the entire world! They’re band with good attitude anyway! So make sure you hear the songs!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


2 komentar:
keren banget reviewnya!!
oka blog kamu yg ini gapernah km update lg kah ? :/
Posting Komentar